Tur ini memberi gambaran sekilas tentang Suku Asli Lombok, yakni suku Sasak dengan aktifitas keseharian, budaya serta tradisi nenek moyang yang sudah turun-temurun selama berabad-abad lamanya. Kunjungan pertama, anda kami bawa menuju Ampenan, dulunya dikenal sebagai pelabuhan di zaman kependudukan Kolonial Belanda yang mana gaya arsitekturnya dengan mudah terlihat di sekitar kota khususnya bila anda menuju pantai kearah barat. Banyumulek, Desa Pengrajin Gerabah yang menjadi bukti nyata tradisi sasak dimana pembuatan gerabah secara tradisional masih ada dan karya-karya tangan penduduk setempat telah akui masyarakat dunia sebagai sebuah karya tangan yang eksotis.
Tak lupa juga anda akan berkunjung ke Sukarara, Desa Tenunan Khas Lombok yang masih menggunakan keahlian buah tangan turun-temurun dari nenek moyang, para pengunjung ditawarkan untuk mencoba menenun dengan benang sederhana. Sementara sentuhan nuansa budaya terlihat jelas dengan mengunjungi 2 desa tradisional asli lombok dengan arsitektur sasak tempo dulu beratap rumbia, Rambitan and Sade yang terletak antara sisi jalan besar dan sawah. Perjalanan ini terasa tak sempurna bila tidak berkunjung ke Pantai Kuta, yang terkenal dengan pasir putihnya yang menawan, serta tempat yang sangat ideal buat berenang, berjemur dan bermain selancar.
sumber :
http://www.lombok-travelnews.com/id/wisata-budaya-pulau-lombok.htm
0 Komentar Disini:
Post a Comment
Berikan Kritik dan Saran Yang Membangun, Demi Kesempurnaan Publikasi Berikutnya. Terima Kasih sudah ikut berpartisipasi dalam blog ini.